Suvi Koponen/Vogue Uk February 2008
Aku tahu sosokmu harus benar-benar kuhapus total dalam ingatan. Sejatinya harus kuhindarkan segala pertemuan-pertemuan demi tak lagi membasahi luka yang tak lagi terbuka.
Tapi inilah aku, orang yang dulu pernah mati-matian mencintaimu. Seberusaha apapun aku menghindar, ada satu kesempatan untuk bisa bertemu denganmu; aku merasa lega.
Maafkan aku hati, berkali-kali kau kukhianati hanya demi rasa menyenangkan sesaat karena mengkorek luka di tempat yang sama. Mencintainya, adalah cara-cara menyakiti diri sendiri yang paling aku suka.
